Techno

Pengertian Floppy Disk: Sejarah, Fungsi, dan Cara Kerja Floppy Disk

×

Pengertian Floppy Disk: Sejarah, Fungsi, dan Cara Kerja Floppy Disk

Share this article

Floppy disk merupakan salah satu media penyimpanan data yang paling populer pada era 1980-an hingga awal 2000-an. Meskipun saat ini sudah tidak lagi digunakan, tetapi floppy disk memiliki sejarah dan peran penting dalam perkembangan teknologi komputer. Berikut ini adalah pengertian, sejarah, fungsi, dan cara kerja floppy disk.

Pengertian Floppy Disk

Floppy disk adalah media penyimpanan data yang menggunakan lembaran disket berbentuk cakram. Disket berukuran 5,25 inci atau 3,5 inci ini berisi pita magnetik yang dapat menyimpan data dalam bentuk biner. Floppy disk digunakan pada komputer, mulai dari PC hingga mainframe, untuk menyimpan data seperti dokumen, gambar, musik, dan program.

Sejarah Floppy Disk

Floppy disk pertama kali diperkenalkan oleh IBM pada tahun 1971. Disket pertama ini berukuran 8 inci dan dapat menyimpan data sebesar 80 kilobita. Pada tahun 1976, disket berukuran 5,25 inci diperkenalkan dan menjadi populer pada era 1980-an. Kemudian pada tahun 1982, disket berukuran 3,5 inci diperkenalkan dan menjadi standar pada era 1990-an.

Floppy disk menjadi media penyimpanan data yang sangat populer pada era 1980-an hingga awal 2000-an. Namun, dengan adanya teknologi penyimpanan data yang lebih canggih seperti flash drive dan hard disk, floppy disk mulai ditinggalkan.

Fungsi Floppy Disk

Fungsi utama dari floppy disk adalah sebagai media penyimpanan data. Floppy disk digunakan untuk menyimpan data pada komputer, mulai dari dokumen hingga program. Selain itu, floppy disk juga digunakan sebagai media transfer data antar komputer atau perangkat lain.

Cara Kerja Floppy Disk

Floppy disk bekerja dengan cara membaca dan menulis data pada pita magnetik yang terdapat pada disket. Pita magnetik ini berisi banyak sekali “titik” magnetik yang dapat merepresentasikan nilai biner dari data yang disimpan.

Untuk membaca data, floppy disk drive mengirimkan sinyal elektromagnetik ke pita magnetik, dan kemudian menerima sinyal balik dari pita magnetik. Sinyal ini kemudian diubah menjadi data komputer yang dapat dibaca oleh sistem operasi.

Untuk menulis data, floppy disk drive mengirimkan sinyal elektromagnetik ke pita magnetik, dan kemudian “membakar” titik magnetik pada pita magnetik sesuai dengan nilai biner dari data yang akan disimpan.

Kesimpulan

Dari penjelasan di atas, dapat disimpulkan bahwa floppy disk merupakan media penyimpanan data yang sangat populer pada era 1980-an hingga awal 2000-an. Meskipun saat ini sudah tidak lagi digunakan, tetapi floppy disk memiliki sejarah dan peran penting dalam perkembangan teknologi komputer. Floppy disk bekerja dengan cara membaca dan menulis data pada pita magnetik yang terdapat pada disket. Fungsi utama dari floppy disk adalah sebagai media penyimpanan data dan transfer data antar komputer atau perangkat lain.